Artikel Magnet Mengenai Sifat Magnet di Bumi

Artikel Magnet Mengenai Sifat Magnet di Bumi

Jika magnet batang mampu bergerak bebas, magnet tersebut cenderung menunjukkan arah ke utara dan selatan. Ujung magnet yang menunjuk ke arah utara disebut kutub utara magnet (u) dan ujung magnet akan menunjuk ke arah selatan disebut kutub selatan magnet (s). Hal tersebut akan menunjukan bahwa ada medan magnet luar yang mempengaruhi sebuah jarum kompas. Simak ulasan lengkap megenai artikel magnet kali ini dengan baik dan benar.

Medan magnet luar tersebut tidak lain yakni medan magnet yang berasal dari bumi. Dengan demikian, bisa kami simpulkan bahwa bumi memiliki sifat magnet dengan kutub utara bumi merupakan kutub selatan magnet dan kutub selatan bumi merupakan kutub utara magnet. Karena bumi mempunyai bentuk bulat, sumbu bumi bisa kita anggap sebagai magnet batang yang cukup besar. Sampai sekarang, tidak ada seorang pun yang mengetahui mengapa bumi bersifat magnet.  

Ulasan Artikel Magnet Mengenai Sifatnya di Bumi


Sudut penyimpangan yang dibentuk oleh jarum kompas terhadap arah selatan bumi disebut dengan sudut deklinasi. 

Bila kutub utara jarum kompas menyimpang ke arah timur atau kenana, sudut deklinasinya positif, dan sebaliknya bila kutub utara jarum kompas menyimpang ke arah barat atau kiri sudut deklinasinya negatif. 

Jika beberapa daerah memiliki sudut deklinasi yang sama disebut isogon. Besar sudut deklinasi suatu tempat akan berubah-ubah dari tahun ke tahun.

Artikel magnet membahas mengenai bentuk sudut terhadap arah utara selatan bumi, jarum kompas juga membentuk sudut terhadap bidang datar. Sudut kemiringan yang dibentuk oleh jarum kompas terhadap bidang datar disebut dengan sudut inklinasi. Sudut inklinasi positif terjadi apabila sudut utara jarum kompas menunjuk pada arah bawah dan sebaliknya sudut inklinasinya negatif  jika kutub utara jarum kompas menunjuk ke arah atas.

Artikel Magnet Akan Mengulas Mengenai Sudut Inklinsi
Beberapa tempat yang mempunyai sudut inklinasi yang sama disebut isoklin. Di daerah kutub memiliki sudut inklinasi maksimum sebesar 900, sedangkan pada daerah katulistiwa memiliki sudut inklinasi minimum sebesar 00, sehingga daerah katulistiwa bisa disebut dengan istilah aklin. Berdasarkan asalnya, magnet dibagi menjadi dua kelompok, yakni magnet alam dan magnet buatan. Magnet alam merupakan magnet yang ditemukan di alam, sedangkan magnet buatan merupakan magnet yang sengaja dibuat oleh manusia.

Magnet buatan selanjutnya terbelah kembali menjadi magnet tetap permainan dan magnet sementara. Magnet tetap merupakan magnet yang sifat kemagnetannya tetap serta terjadi dalam waktu yang relatif lama. Sebaliknya, magnet sementara merupakan magent yang sifat kemagnetannya tidak tetap atau hanya sementara saja.

Artikel Magnet dan Beberapa Hal di Dalamnya
Sebuah magnet terdiri atas sebuah magnet-magnet kecil yang mengarah ke arah yang sama. Magnet-magnet kecil tersebut disebut dengan magnet elementer. Pada logam yang bukan magnet, magnet elementernya memiliki arah sembarangan sehingga efeknya saling meniadakan dan akan mengabitkan tidak adanya kutub-kutub di ujung logam. 

Berdasarkan kemagnetannya, benda bisa digolongkan menjadi dua, yaitu:
Benda magnetik merupakan benda yang bisa ditarik oleh magnet dengan cukup kuat.  Benda bukan magnetik merupakan benda yang sedikit atau tidak bisa ditarik oleh magnet. Benda non magnetik tersebut terbagi lagi menjadi bahan feromagnetik, paramagnetik, dan diamagnetik. Magnet mempunyai beberapa kutub yakni kutub utara dan kutub selatan. Di kutub-kutub tersebut kekatas sifat kemagnetan sangatlah besar.

Jika 2 kutub yang sama bertemu maka akan saling tarik menarik, sebaliknya apabila yang bertemu tidak sejenis maka akan saling tarik menarik. Bagian kutub tesebut merupakan ciri khas yang akan selalu melekat atau tidak bisa dipisahkan dari suatu magnet. Sekian artikel magnet kali ini semoga bermanfaat.

AYO BERAMAL GABUNG FOLLOWER

Popular Posts